Menu

Mode Gelap
Galeri Kementerian LHK, Gubri dan Bupati Rohul Tanam Bibit Aren di Gapoktan HKm Rawa Seribu Aniaya dan Ancam Warga Pakai Parang, Residivis Ini Ditahan Polisi Unjuk Rasa Berujung Kekerasan
30 Orang di Amankan, 3 Ditetapkan Tersangka
Kerugian Ditaksir Capai Ratusan Juta
4 Unit Rumah Semi Permanen di Tandun Hangus Dilahap Sijago Merah
Hadiri Silaturahmi Paguyuban Misuri
Bupati Sukiman Komit Kembangkan Kesenian Budaya di Rohul

Daerah · 2 Agu 2022 14:53 WIB ·

Sejak Maret hingga Juli 2022, Luas Karhutla di Rohul Capai 303,5 Hektar


Sejak Maret hingga Juli 2022, Luas Karhutla di Rohul Capai 303,5 Hektar Perbesar

Rokan Hulu – Luas kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) semakin meluas menyusul musim kemarau yang melanda daerah di Rokan Hulu (Rohul). Karhutla terjadi sejak bulan Maret hingga Juli 2022 mencapai 303,5 Hektare.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Rokan Hulu H. Sukiman memberikan arahan kepada Kepala Pelaksana BPBD Rohul Zuljandri Rosa, SSi, MM, untuk melakukan pemadaman dengan tetap berkoordinasi dengan pihak terkait.

Hal tersebut di sampaikan Zuljandri Rosa di kantor BPBD Rohul yang berada di Desa Pematang Berangan Kecamatan Rambah Kabupaten Rokan Hulu.

“Untuk luas Karhutla yang terjadi di Rohul capai 303,5 Hektar. Arahan dari bapak Bupati kepada kami jelas, bahwa kami diminta untuk melakukan pemadaman karhutla dengan tetap berkordinasi dengan pihak terkait,” jelas Zuljandri Rosa, Selasa (2/8/2022).

Salah satu kawasan rawan karhutla, yakni Kecamatan Rokan IV Koto, Kecamatan Rambah, Kecamatan Rambah Samo dan Kecamatan Bonai Darussalam.

Dua hari terakhir, sekitar 10 hektare lahan yang telah di Imas tumbang di areal perbukitan yang ada di Desa Suka Maju Kecamatan Rambah terjadi karhutla.

Ia juga menjelaskan, hingga sampai saat ini pihaknya telah berkoordinasi kepada semua pihak.

“Untuk siapa nama pemilik lahan, sementara ini belum kami ketahui,”.

“Tetapi, kami telah melakukan koordinasi kepada pihak kecamatan, desa, Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) dan TNI Polri,” paparnya.

Zuljandri Rosa juga menghimbau kepada masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan maupun hutan jika ingin berkebun.

Selain itu, dia juga menjelaskan petugas gabungan telah melakukan pencegahan melalui kegiatan sosialisasi, memasang plang pemberitahuan di lokasi lahan dan hutan yang telah di Imas tumbang dan melaksanakan patroli.

Zuljandri Rosa juga menambahkan, pihaknya saat ini masih memiliki kendala dalam melakukan patroli dan pemadaman karhutla.

“Untuk kendala kami dalam melaksanakan patroli dan pemadaman karhutla memang masih ada,”.

“Yang utama, sarana kendaraan roda dua masih kurang 10 unit dan roda empat serta alat pemadam. Kemudian, kendala kami jika karhutla terjadi di lokasi perbukitan. Sebab, sumber air sulit di temukan,” tutupnya.

Terlihat, Zuljandri Rosa bersama staf serta Penerangan Humas Koramil 02 Rambah Kodim 0313/KPR Serda Dedy Nofery Samosir berbincang di kantor BPBD Rohul. (rls/lsc)

Artikel ini telah dibaca 15 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Peringatan HPN 2026, Wabup Rohul : Insan Pers Sebagai Penyampai Informasi ke Masyarakat

10 Februari 2026 - 08:44 WIB

Bupati Rohul Anton Resmi Lantik Pejabat Eselon II dan III

5 Februari 2026 - 18:57 WIB

Bupati Rohul Anton Hadiri Rakernas APKASI Ke – XVII di Batam

19 Januari 2026 - 11:44 WIB

Ribuan Masyarakat Padati Islamic Center Rokan Hulu Peringati Isra’ Mi’raj

16 Januari 2026 - 14:31 WIB

Melalui Rakor, Wabup Harap BAZNas Rohul Optimalkan Pengumpulan Zakat Melalui UPZ

15 Januari 2026 - 14:32 WIB

Roganda Hasibuan Siap Kembangkan dan Majukan Organisasi PP di Tambusai

7 Januari 2026 - 19:53 WIB

Trending di Daerah