
Nampak hadir dalam rombongan Forum Anak Kemenakan Luhak Tambusai Irwansyah, Yaumi, Julianda, Ujang dan beberapa tokoh lainnya yang ada di Dalu Dalu sekitarnya.
Kehadiran rombongan ini disambut baik oleh Para datuk datuk sekaligus membahas Pengelolaan Kebun bersama di Wilayah Luhak Tambusai dan pola pola kemitraan yang akan dibangun sekaligus meninjau lokasi lahan kebun Eks Torganda di Afdeling 9, 10 dan 11. N
amun rencana peninjauan lokasi akhirnya di batalkan karena akan dikhawatirkan terjadi bentrok lapangan karena dilapangan sudah menunggu ratusan karyawan Agrinas dari Kebun Batang Kumun1 dan Kebun Batang Kumu 2 ditambah dengan oknum preman sewaan yang digabungkan dengan karyawan.
Ketua Forum Anak Kemenakan Luhak Tambusai Irwan Syah saat dikonfirmasi wartawan, terkait kehadiran mereka di Balai Adat Rantau Kasai adalah silaturahmi bersama karena Rantau Kasai adalah bagian dari Masyarakat Anak Kemenakan Luhak Tambusai dan jangan Karena Surat Keputusan Agrinas anak kemenakan terpecah belah yang bisa berakibat bentrok lapangan.
Atas Dasar Pemikiran tersebut dijalin komunikasi yang baik dengan Anak Kemenakan Suku Melayu Rantau Kasai untuk berdiskusi agar kedua belah pihak bisa bekerja sama Saling Merangkul bukan Saling Memukul.
Lebih lanjut dijelaskan Irwansyah, Meskipun saat ada pihak pihak tertentu yang sengaja ingin memecah belah anak kemenakan di Luhak Tambusai.
Ia juga sangat mengapresiasi kepada Anak Kemenakan Suku Melayu Rantau Kasai yang telah berjuang sejauh ini untuk mempertahankan tanah ulayatnya dan menyayangkan sikap Agrinas yang sengaja membenturkan anak kemenakan di Luhak Tambusai dan sesama anak kemenakan se-Luhak Tambusai, mari dijaga persatuan dan hubungan kekerabatan, sehingga kita tidak mudah dibenturkan dan dipecah belah oleh kepentingan dari pihak manapun.

“jika lah ingin menyerahkan lahan untuk masyarakat Adat Luhak wilayahnya harus jelas bukan wilayah yang sudah dikuasai oleh masyarakat Rantau Kasai tentunya mereka menolak lahan yang sudah diperjuangkannya diambil oleh pihak lain.”jelas Irwan Syah

Di tempat yang sama Sariman gelar Datuk Paga Nogori disampingi Datuk Majo Rokan, Datuk mengucapkan terima kasih atas kehadiran kaum famili dari Anak Kemenakan Luhak Tambusai kehadiran mereka selain silaturahmi juga diskusi terkait perjuangan yang sedang dilakukan dan dukungan dari Forum Anak Kemenakan Luhak Tambusai sangat mensupport dati diskusi tersebut Anak Kemenakan Suku Melayu Rantau Kasai membuka diri dan saling berkomunikasi serta bekerja sama bagaimana memperjuangkan hak Anak Kemenakan di Luhak Tambusai dengan pola pola yang disepakati bersama.

“kita welcome dan tidak menutup diri jika ada pihak pihak yang ingin berkomunikasi dalam mensukseskan perjuangan ini dan kita menyesalkan sikap Oknum Agrinas yang sengaja memecah belah Anak Kemenakan yang ada di Luhak Tambusai ini,”jelasnya





