Rokan Hulu – Sejak menjabat sebagai Kapolres Rokan Hulu (Rohul), AKBP Pangucap Priyo Soegito SIK MH terus melakukan adaptasi dan sosialisasi dengan masyarakat, tokoh masyarakat dan tokoh adat diwilayah hukumnya,
Salah satunya dengan masuk salah satu suku di Rohul, yakni Suku Kuti. Langkah itu dilakukan Kapolres Rohul ini untuk memperbanyak keluarga dengan harapan agar terciptanya suasana Kamtibmas yang aman damai dan kondusif di Negeri Seribu Suluk.
Prosesi Kapolres Rohul masuk suku dilakukan secara adat oleh Pucuk Suku Kuti yang juga Ketua DPH LKA Luhak Rambah Yusrizal KD Amd SH MH yang bergelar Datuk Paduko Bosa
Seperti tradisi Kapolres Rohul di upah-upah, tepuk tepung tawar oleh Asisten I Ibnu Ulya, Ketua DPRD Rohul Novliwanda Ade Putra, Raja Luhak Kepenuhan, Tambusai, Rokan, Kunto serta pemasangan tanjak oleh Raja Luhak Rambah H. Tengku Mansyur Mansy yang bergelar Yang Dipertuan Jumadil Alam.
Ketua DPH LKA Luhak Rambah Yusrizal KD Amd SH MH yang bergelar Datuk Paduko Bosa dengan Masuknya Kapolres Ke suku Kuti ini adalah mencontoh jejak Kapolres Rohul. Pasalnya, untuk kedepan semua masyarakat pendatang di LKA Luhak Rambah ini harus masuk Suku, yang merupakan kewajiban.
“Harapan kita dengan masuk suku nya Kapolres yang merupakan penjaga keamanan maka kita bekerjasama dengan Kapolseknya sehingga kriminalitas jika dilakukan anak kemenakan dapat diselesaikan secara adat, tanpa harus diproses di Polres atau Polsek,” harapnya
Sementara itu, Kapolres Rohul AKBP Pangucap Priyo Soegito SIK MH mengaku bersyukur diterima masyarakat untuk masuk suku Kuti. Dengan harapan masuk suku ini bisa menambah keluarga dan komitmen menjaga Kamtibmas di Negeri Seribu Suluk.
“Saya sebenarnya bersyukur diterima oleh masyarakat Rohul melalui LKA Luhak Rambah, mengingat secara personal saya tidak punya keluarga disini, Alhamdulillah disini saya sudah punya banyak keluarga,”
“Insyallah saya akan mengajak keluarga saya disini untuk menjaga Kamtibmas supaya tingkat perekonomian semakin baik. Harapan yang paling utama saya bisa diterima bukan Rambah dan Suku Kuti saja, tapi suku lainya di semua Luhak di Rohul
“Karena, saya sudah diterima saya akan menjaga silaturahmi dan silaturahim dengan suku dan luhak lain, Insya Allah apapun akan saya lakukan untuk menjaga Kamtibmas di Rohul,” harapnya
Terkait harapan DPH LKA Luhak Rambah penyelesaian Hukum anak Kemenakan, Kapolres mengaku tujuan penegakan hukum ada 3 poin. Pertama, keadilan, kemanfaatan hukum dan kepastian hukum.
“Kita akan mengutamakan keadilan sebagai tujuan penegakan hukum, untuk permasalahan yang menyangkut Kamtibmas, secara kedinasan akan menggandeng para tuan guru, tokoh adat dalam menyelesaikan permasalahan yang terjadi,” pungkasnya.





